PURNA PASKIBRAKA KAB. NGAWI

 1.    Pengertian PPI
Purna Paskibraka merupakan salah satu bagian dari generasi muda Indonesia yang selalu terus membina diri agar memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara, idealisme, patriotisme dan harga diri serta mempunyai wawasan yang luas, kokoh kepribadiannya memiliki kesegaran jasmani dan daya kreasi serta dapat mengembangkan kemandirian, kepemimpinan, ilmu, keterampilan, semangat kerja keras dan kepeloporan. Dalam upaya mewujudkan pembinaan tersebut, maka Purna Paskibraka (Alumni Paskibraka) membentuk suatu wadah yang diberi nama Purna Paskibraka Indonesia.

2.   Sejarah terbentuknya PPI
Purna Paskibraka Indonesia didirika di Cipayung, Bogor pada tanggal 21 Desember 1989 Melalui Musyawarah Nasional (MUNAS) I Purna Paskibraka Indonesia. Purna Paskibraka Indonesia bukan  merupakan Organisasi Sosial politik tetapi Organisasi Kemasyarakatan yang bersifat kekeluargaan.

3. Visi dan Misi

  • Visi
    Membangun Purna Paskibraka Indonesia menjadi organisasi yang profesional dalam bekerja, independen dalam bersikap, dan berwawasan internasional dalam bermitra.

  • Misi
    > Merealisasikan sarana infrastruktur organisasi untuk meningkatkan kualitas kinerja organisasi.
    > Menciptakan Tata Kelola organisasi yang profesional, akuntabel, transparan, dan aspiratif guna terciptanya budaya kejujuran dalam berorganisasi.
    > Membina dan menjaga semangat kekeluargaan dan kebersamaan antar anggota organisasi.
    > Meningkatkan jalinan kerjasama dengan berbagai pihak baik swasta maupun pemerintah dengan prinsip kesetaraan dan kebersamaan untuk memperluas networking organisasi.
    > Meningkatkan partisipasi organisasi dalam berbagai bidang sosial kemanusiaan.

4. Tujuan

  • Menghimpun dan membina para anggota agar menjadi warga Negara Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berjiwa Pancasila, setia dan patuh pada Negara Kesatuan Republik Indo­nesia dan menjadi Pandu Ibu Pertiwi.
  • Mengamalkan dan mengamankan Pancasila.
  • Membina watak kemandirian dan profesionalisme, memelihara dan meningkatkan rasa persaudaraan, kekeluargaan, persatuan dan kesatuan, mewujudkan kerja sama yang utuh serta jiwa pengabdian kepada bangsa dan negara, memupuk rasa tanggung jawab dan daya cipta yang dinamis serta kesadaran nasional di kalangan para anggota dan keluarganya.
  • Membentuk manusia Indonesia yang memiliki ketahanan mental (tangguh), cukup  pengetahuan dan kemahiran teknis untuk dapat melaksanakan pekerjaannnya (tanggap)  serta daya tahan fisik/jasmani (tangkas).

5. Fungsi

  • Pendorong dan pemrakarsa pembaharuan melalui kegiatan yang konstruktif sehingga dapat menjadi pelopor pembangunan demi  kemajuan bangsa dan Negara.
  • Sebagai wadah pembinaan dan pengembangan potensi anggota untuk menjadi insan  yang mandiri, berkarya, profesional dan bertanggung jawab.

6. Kepengurusan PPI

Organisasi Purna Paskibraka Indonesia disusun secara vertikal dengan urutan sebagai berikut :

  • Pengurus Pusat Purna Paskibraka Indonesia berkedudukan di Ibukota Negara Republik Indonesia.
  • Pengurus Provinsi Purna Paskibraka Indonesia berkedudukan di Ibukota Provinsi.
  • Pengurus Kabupaten/Kota Purna Paskibraka Indonesia berkedudukan di Ibukota Kabupaten/Kota.

7. Lambang PPI dan Maknanya
Lambang Purna Paskibraka Indonesia adalah Bunga Teratai yang Dilingkari oleh rantai berbentuk bulantan dan segi empat berjumlah 16 pasang.
Makna dari lambang tersebut adalah :

  • Bunga teratai yang tumbuh dari lumpur (tanah) dan berkembang di atas air, hal ini bermakna bahwa anggota Paskibraka adalah pemuda dan pemudi yang tumbuh dari bawah (orang biasa) dari tanah air yang sedang berkembang dan membangun.
  • Bunga teratai berdaun bunga 3 (tiga) helai tumbuh ke atas (mahkota bunga), bermakna belajar, bekerja, dan berbakti.
  • Bunga teratai berkelopak 3 (tiga) helai mendatar bermakna aktif, disiplin, dan gembira.
  • Mata rantai berkaitan melambangkan persaudaraan yang akrab antar sesama generasi muda Indonesia yang ada di berbagai pelosok penjuru (16 penjuru arah mata angin) tanah air.
  • Rantai persaudaraan ini tanpa memandang asal suku, agama, status sosial, dan golongan, akan membentuk jalinan mata rantai persaudaraan yang kokoh dan kuat. Sehingga mampu menangkal bentuk pengaruh dari luar dan memperkuat ketahanan nasional, melalui jiwa dan semangat persatuan dan kesatuan yang telah tertanam dalam dada setiap anggota Paskibraka.

      8. Keanggotaan
Keanggotaan dalam Purna Paskibraka Indonesia Terdiri dari :

  • Anggota Biasa
    Anggota Biasa adalah mereka yang pernah bertugas sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka baik di Tingkat Nasional, Propinsi ataupun Tingkat Kabupaten / Kota pada tanggal 17 Agustus serta pernah mengikuti pelatihan baik dalam Gladian Sentra Nasional ataupun Daerah yang dibuktikan dengan sertifikat, dan mendaftarkan diri.
  • Anggota Kehormatan
    Anggota kehormatan adalah mereka yang pernah menjadi Komandan, pelatih dan pembina Pasukan Pengibar Bendera Pusaka serta mereka yang berjasa, berpartisipasi aktif / nyata kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dan organisasi Purna Paskibraka Indonesia yang ditetapkan melalui Musyawarah.

9. Struktur Organisasi PPI KAB. NGAWI

A. Pembina Organisasi

Bupati Kabupaten Ngawi

B. Penasehat Organisasi

1. Ketua Dprd Kabupaten Ngawi
2. Komandan Kodim 0805 Ngawi
3. Kepala Kepolisian Resor Ngawi
4. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Ngawi 5. Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Ngawi
6. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi
7. Kepala Upt Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur 8. Kepala Bidang Pemuda Dinas Pariwisata, Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Ngawi

C. Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO)

1. Didik Darmawan
2. Indah Kusumawardani
3. Budiono
4. Sarjono, S.H.
5. Rochmad Kurniawan
6. Suwarto

D. Pengurus Kabupaten PPI Ngawi

Ketua : Sri Eko Martono
Wakil Ketua :
1. Miftaqul Anas
2. Octavirio Kusuma Widi Pradana
Sekretaris : Sandy Hendrastanto
Wakil Sekretaris : Aulia Nabila
Bendahara : Devina Amaliya Valeda
Wakil Bendahara :Windy Noor Fatima

  • Bidang Umum Dan Kesekretariatan

1. Irfansyah Hadafi
2. Raihan Azzahra
3. Meilani Chandra Puspita
4. Fayza Hamida Azzahra
5. Zul Daffa Adi Lutfi Yunarko
6. Ahmad Hilman Mubarok
7. Alif Syamsuddin
8. Arifa Tabhita Putri

  • Bidang Kaderisasi Dan Kepemudaan

1. lir Yulisetiawan
2. Koko Prayogo
3. Novenna Rizka Pratiwi
4. Shenda Mahayu Ekananda Garini
5. Restu Cahyono
6. Sri Rahayu
7. Muhammad Naufal Al Azzam
8. Richo Wildan Waldani
9. Lintang Nur Cahyani

  • Bidang Bela Negara Dan Pengabdian Masyarakat

1. Aditya Hendrasena
2. Bagas Iqbal Fuurchon
3. Gaza Adhitya
4. Muhammad Rizal Nur Abidin
5. Hertia Amalia Anggrarini
6. Rahmadani Purnama W. P.
7. Amanda Berliana Putri
8. Nabila Nuur Aisyah

  • Bidang Humas Dan Kominfo

1. Muhammad Akmal Hafizh
2. Agustina Haniajeng
3. Amila Hamida
4. Ridho Feby Baswara
5. Zaki Aditya Rasuli
6. Mohammad Ogye Andriansyah
7. Iksan Setia Nugraha

  • Bidang Usaha Dan Ekonomi Kreatif

1. Fikassa ljras
2. Muhammad Irfan Hanafi
3. Agiel Bwp
4. Wahyu Novanaufal Akasa
5. Sesaria Julia Anggraini
6. Ramadhan Dwicaksono
7. Romy Dwi Fauzi
8. Yusuf Rahmad Sukron
9. Tegar Triambudi
10. Salsabila Nozul N.

  • Profil Ketua PPI Kab. Ngawi

Sri Eko Martono merupakan Purna Paskibraka Indonesia provinsi Jawa Timur tahun 1997. Ia aktif di PPI kab. Ngawi sejak tahun 2014 sebagi pelatih Paskibraka. Hingga saat ini menjabat sebagai ketua PPI Kabupaten Ngawi masa jabatan 2022-2026. Sebagai ketua PPI kab. Ngawi, Sri Eko Martono mengajak para Purna Paskibraka Indonesia kabupaten Ngawi untuk bisa terus semangat, aktif dan peduli dengan PPI.

Kegiatan PPI Kab. Ngawi

Pelatihan paskibraka kab. Ngawi

Latihan gabungan paskibra sekolah se-Kab. Ngawi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *