
Ngawi – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba terus digencarkan di berbagai lapisan masyarakat, termasuk kalangan pelajar. Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan generasi muda, Pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Ngawi berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Ngawi menyelenggarakan kegiatan Seminar Bahaya Penyalahgunaan Narkoba, yang berlangsung di Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi pada Selasa, 11 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari siswa-siswi SMP se-Kabupaten Ngawi, dengan tujuan memberikan edukasi sejak dini tentang bahaya dan dampak buruk penyalahgunaan narkoba terhadap diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tamu undangan penting, antara lain Ibu Wakil Bupati Ngawi yang merupakan Ketua Perwosi Kabupaten Ngawi, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ngawi beserta jajarannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi, perwakilan dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Ngawi, serta Kepala Bank Jatim Cabang Ngawi.




Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Perwosi Kabupaten Ngawi, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata Perwosi dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda, tidak hanya melalui kegiatan olahraga, tetapi juga melalui edukasi moral dan sosial yang berdampak luas. Menurutnya, remaja merupakan aset bangsa yang perlu mendapat perhatian, bimbingan, dan ruang untuk berkembang secara positif, sehingga mereka mampu menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Usai sesi sambutan, kegiatan seminar dibuka secara resmi oleh Ketua Perwosi Kabupaten Ngawi, kemudian dilanjutkan dengan seminar inti yang menghadirkan dua narasumber, yaitu Duta GenRe Kabupaten Ngawi Tahun 2025 dan Bapak Amin Pujo Widodo, S.E., M.M., selaku Satuan Pelaksana P4GN Kabupaten Ngawi (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba).
Dalam pemaparannya, narasumber dari Duta GenRe Kabupaten Ngawi menyampaikan materi mengenai peran generasi muda dalam menjaga diri dan lingkungan dari pengaruh narkoba, serta pentingnya membangun pola pikir positif dan gaya hidup sehat. Sementara itu Bapak Amin Pujo Widodo menjelaskan lebih dalam mengenai jenis-jenis narkoba, dampak kesehatan yang ditimbulkan, hingga ancaman hukum yang menjerat pelaku penyalahgunaan maupun pengedaran narkotika.
Beliau juga menekankan bahwa pemberantasan narkoba tidak hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pelajar yang menjadi garda depan dalam membangun masa depan bangsa.




Kegiatan ini berlangsung dengan antusias. Para peserta tampak aktif bertanya dan berdiskusi selama sesi tanya jawab berlangsung. Banyak di antara mereka yang mengungkapkan rasa ingin tahu tentang cara menghindari pergaulan bebas, mengenali tanda-tanda penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar, serta bagaimana menjadi agen perubahan di sekolah masing-masing.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar dapat lebih memahami resiko besar yang dihadapi ketika terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, sekaligus menumbuhkan semangat untuk hidup sehat, berprestasi, dan menjauhi perilaku negatif.
Sinergi antara Perwosi Kabupaten Ngawi dan Disparpora Ngawi dalam penyelenggaraan seminar ini menjadi bukti nyata bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dimulai dari pendidikan dan pembinaan moral di kalangan remaja. Harapannya, kegiatan serupa dapat terus berlanjut secara berkesinambungan di berbagai tingkatan pendidikan, agar Kabupaten Ngawi senantiasa menjadi daerah yang aman, sehat, dan bebas narkoba.















